PASAL  I : PENJELASAN UMUM
  1. Perusahaan adalah P.T. Sarana Mitra Niaga berkedudukan di Surabaya.
  2. Anggota adalah setiap orang yang telah mengikatkan diri sebagai distributor independen perusahaan dengan mengisi Formulir Distributor sesuai dengan identitas (KTP) secara online dan untuk selanjutnya dinamakan distibutor dan mendapatkan nomor pin.
  3. Produk adalah barang yang dipasarkan oleh perusahaan.
  4. Sistem pemasaran adalah Tata Cara Memasarkan Produk dan Pedoman untuk Penghitungan Keuntungan dan Bonus yang dikeluarkan oleh perusahaan.
 
  PASAL  II : KEANGGOTAAN
  1. Anggota hanyalah perorangan, bukan perusahaan, Badan Usaha atau Organisasi dan sudah berusia 17 tahun (sesuai KTP) atau telah menikah pada saat mengajukan permohonan menjadi Distributor.
  2. Pimpinan, staff dan karyawan beserta keluarganya tidak diperkenankan untuk menjadi anggota. Apabila seorang Anggota terbukti masih keluarga dari pimpinan / staff / karyawan perusahaan, maka keanggotaannya dianggap tidak sah dan secara otomatis dinyatakan gugur.
  3. Anggota harus disponsori oleh seseorang yang masih menjadi anggota.
  4. Syarat keanggotaan:
    1. Keanggotaan adalah seumur hidup.
    2. Setiap anggota hanya di perbolehkan maximal memasang 7 titik saja.
    3. Keanggotaan dapat di upgrade lebih dari satu kali dalam waktu 90 hari semenjak terhitung menjadi anggota.
  5. Keanggotaan tidak dapat diwariskan.
  6. Setiap permohonan untuk menjadi Distributor dikenakan biaya pendaftaran dan akan mendapat No. Pin untuk mengakses lewat internet.
  7. Anggota adalah Distributor Mandiri bukan sebagai pegawai / karyawan / staff / wakil dari perusahaan sehingga tidak berhak untuk menggunakan nama, logo, alamat atau hal-hal yang berhubungan dengan perusahaan yang dapat menimbulkan kesan dirinya sebagai pegawai / karyawan / staff atau wakil dari perusahaan dan bertindak untuk dan atas nama perusahaan.
 
  PASAL  III : PRODUK
  1. Anggota / Distributor tidak diperkenankan untuk menjual produk dengan harga lebih rendah atau lebih tinggi dari harga yang telah ditentukan oleh perusahaan.
  2. Pembelian produk ke perusahaan harus secara tunai / kontan.
  3. Anggota / Distributor tidak diperkenankan untuk memberikan keterangan tentang produk yang tidak sesuai dengan keterangan-keterangan tentang produk yang secara resmi dikeluarkan oleh perusahaan.
  4. Anggota / Distributor tidak diperkenankan membuat / menyebarkan brosur, edaran dan sejenisnya tentang produk yang bertentangan / tidak sesuai dengan keterangan-keterangan produk yang secara resmi dikeluarkan oleh perusahaan.
 
  PASAL  IV : HAK & KEWAJIBAN

  a. Hak Anggota

 
  1. Setiap anggota berhak memasarkan produk ke seluruh wilayah Republik Indonesia.
  2. Hak dan kewajiban setiap anggota diberikan sesuai dengan jenjang keanggotaannya sebagaimana diatur menurut sistem pemasaran yang berlaku, yang tersusun sebagai berikut :
    • Vip
    • Platinum
    • Silver
    • Classic
  3. Anggota tidak berhak menyatakan mempunyai hak monopoli penjualan untuk suatu daerah tertentu.
  4. Anggota tidak diperkenankan menjual / menawarkan kepada anggota lain produk-produk perusahaan lain yang sejenis atau dipasarkan dengan sistem Multi Level Marketing atau Direct Selling atau yang sejenis.
  5. Anggota tidak diperkenankan memasang atribut-atribut dengan nama, logo atau hal-hal lain yang berhubungan dengan perusahaan kecuali telah disetujui oleh perusahaan. Segala akibat yang timbul atas pelanggaran Pasal IV ayat 5 ini merupakan sepenuhnya tanggung jawab anggota yang bersangkutan tanpa keterlibatan perusahaan.
 
  b. Kewajiban Perusahaan
  1. Menjamin mutu dan pelayanan purna jual kepada konsumen atas barang dan/atau jasa yang dijual.
  2. Memberikan tenggang waktu sedikitnya selama 7 (tujuh) hari kerja kepada Mitra Usaha atau konsumen untuk mengembalikan barang atau jasa apabila barang dan/atau jasa tersebut tidak sesuai dengan perjanjian.
  3. Membeli kembali barang, bahan promosi dan alat bantu penjualan yang dalam kondisi layak dari harga pembelian awal Mitra Usaha ke perusahaan dengan dikurangi biaya administrasi paling banyak 10% (sepuluh persen) ditambah bonus yang telah dikeluarkan perusahaan dan nilai setiap manfaat yang telah diterima oleh Mitra Usaha berkaitan dengan pembelian barang tersebut, apabila Mitra Usaha mengundurkan diri atau diberhentikan oleh perusahaan.
  4. Memberi kompensasi ganti rugi atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan produk yang dipasarkan akibat kesalahan perusahaan.
  5. Memberi kompensasi berupa ganti rugi dan atau penggantian, apabila produk yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian.
  6. Memberikan pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Mitra Usaha agar bertindak dengan benar, jujur dan bertanggung jawab.
 
  PASAL  V : SANKSI
  1. Pelanggaran terhadap ketentuan Kode Etik atau peraturan yang berlaku akan dikenakan sanksi sebagai berikut :
    • Pelanggaran pertama : Peringatan tertulis dari perusahaan.
    • Pelanggaran kedua : Denda administratif dan pemotongan bonus(perusahaan berhak sepenuhnya menentukan besarnya denda maupun pemotongan bonus).
    • Pelanggaran ketiga : dicabut keanggotaannya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
    • Hasil denda dan pemotongan bonus akan disumbangkan ke Yayasan sosial
    • Bagi anggota yang dicabut keanggotaannya :
      Semua down linenya akan diberikan kepada Up-Line langsungnya sesuai formasi jaringan asal.
  2. Anggota yang telah dicabut keanggotaannya karena pelanggaran Kode Etik / Peraturan yang berlaku, tidak dapat lagi mengajukan permohonan untuk menjadi anggota / distributor.
 
  PASAL  VI : PENUTUP
  1. Dengan pertimbangan demi untuk kemajuan bersama, perusahaan berhak sepenuhnya untuk melakukan perubahan, penambahan, perbaikan atau penyempurnaan terhadap Kode Etik ini maupun terhadap peraturan lain yang berlaku diperusahaan.
  2. Setiap anggota wajib mentaati dan menjunjung tinggi Kode Etik atau peraturan-peraturan perusahaan yang lain baik yang sekarang berlaku atau yang akan dibuat kemudian hari.